1. Tradisi Mudik – Mudik adalah salah satu tradisi paling utama dalam
Lebaran di Indonesia, sekalian dengan mengunjungi sanak keluarga
bersilahturahi sekaligus meminta tuntunan doa pada Orang tua.
2. Tradisi Halal Bi Halal – Tradisi saling maaf memaafkan antara satu
muslim dengan muslim lainnya (biasanya di lakukan di bulan Syawal
sesudah Bulan Romadhon/bulan Puasa)
3. Takbir Keliling (Meng-agungkan nama Allah SWT dan mengakui
kebesaran Allah Swt.) dengan berpawai atau mengadakan arak-arakan sambil
bertakbir [biasanya di lakukan dengan berkeliling kota], takbir
keliling biasa dilakukan sebelum dan sesudah lebaran.
4. Rampag Bedug (menabuh bedug atau bunyi-bunyian yang berasal dari
Bedug di lakukan berjamaah – bersama sama sehingga menghasilkan suara
yang menghentak dan membangkitkan semangat dan biasanya di barengi
dengan takbir di Masjid atau Mushola)
5. Adanya hidangan Ketupat Lebaran dan Opor Ayam (biasanya setelah
Sholat Idul Fitri maka sepulang Sholat Idul Fitri kita akan banyak
menemui di rumah rumah hidangan ketupat lebaran) hidangan ini akan
semakin maknyuss apabila disajikan dengan sayur godok [campuran pepaya
muda di potong kecil-kecil, tempe di potong dadu, kacang panjang di
potong kecil kecil dan diberi kuah santan] atau disajikan dengan sayur
opor ayam, rendang/semur + kerupuk.
6. Saling mengirim makanan dalam wadah rantangan antara tetangga satu
dengan tetangga lainnya (sebagai wujud saling terjalin-nya persaudaraan
antara tetangga satu dengan tetangga lainnya).
7. Tunjangan Hari Raya (THR) – biasanya di berikan kepada anak anak
kecil, ketika bersilaturahmi (halal bi halal) dengan tetangga atau
saudaranya. – dan biasanya juga di lakukan oleh perusahaan dengan
memberikan tunjangan tersebut kepada karyawannya yang merayakan Hari
Raya Idul Fitri (pelaksanaan dan tata caranya sudah di atur oleh
pemerintah).
8. Baju Baru – merupakan simbolik kemenangan atas kembalinya hati
menjadi fitri (bersih) kembali dan telah terleburnya semua dosa dosa
seperti bayi yang baru di lahirkan.
9. Ziarah Kubur – Merupakan tradisi yang mengakar kuat di masyarakat
selepas Sholat Idul Fitri – menggunakan moment di hari yang fitri untuk
pergi ke makam [berziarah kubur] mendoakan para leluhur dan keluarga
yang telah wafat.
10.Menyalakan Mercon/Petasan dan Meriam Bambu, di Indonesia tradisi
ini sering dilakukan bersamaan saatnya Takbiran Menjelang Lebaran tiba,
banyak yang melakukannya namun dengan berbagai alat, bukan hanya bambu
dan sejenisnya
No comments:
Post a Comment